Yogurt untuk Diet
Food

Yogurt Bisa untuk Diet ?

Pernahkah kalian melihat teman-teman kalian menggunakan yogurt sebagai makanan untuk diet? Tapi apakah kalian pernah berpikir apakah yogurt bisa untuk diet? Yogurt sendiri merupakan produk fermentasi dari susu yang banyak dijadikan sarapan dan cemilan. Makanan yang sudah ditemukan sejak tahun 5000 sebelum Masehi (SM) ini menjadi sangat populer karena manfaatnya yang sangat banyak. Kita akan membahas lebih spesifik soal yogurt dan manfaatnya khususnya cocok tidaknya untuk diet.

Nutrisi dalam Yogurt

Berikut beberapa penjelasan nutrisi yang terkandung di dalam yogurt:

Kalsium

Yogurt memiliki kandungan kalsium di dalamnya. Dalam 1 cup yogurt (245 gram) dapat memenuhi kebutuhan harian kalsium dalam badan sebanyak 23%. Kalsium merupakan mineral penting bagi kesehatan tulang.

Protein

Kandungan lain yang dimiliki oleh yogurt adalah protein. Protein tentunya sangat baik untuk membantu seseorang dalam melakukan diet.  1 cup yogurt (245 gram) memiliki kandungan protein sebanyak 8 gram. Hal ini tentu saja baik untuk peningkatan massa otot.

Probiotik

Yogurt merupakan sumber terbaik probiotik. Manfaat probiotik mampu membersihkan sistem pencernaan. Keberadaan bakteri ini di dalam sistem pencernaan akan membantu membersihkan kotoran-kotoran yang mengendap sehingga membuat pencernaan lebih sehat.

Yogurt bisa untuk Diet

Apakah Yogurt Efektif untuk Diet?

Sebuah penelitian yang dilakukan selama 2 tahun terhadap 8516 orang dewasa menemukan bahwa memakan 7 cup yogurt setiap minggu menurunkan resiko kelebihan berat badan atau obesitas dibanding seseorang yang makan 2 atau kurang setiap minggunya.

Penelitian lain menunjukkan bahwa orang yang makan 3 cup yogurt setiap minggunya tidak mengalami kenaikan berat badan dan memiliki peluang yang lingkar pinggang yang lebih kecil daripada yang hanya memakan 1 cup per minggunya.

Dari Penelitian ini, dapat kita simpulkan bahwa yogurt efektif untuk diet dan menurunkan berat badan. Kembali lagi terhadap orang yang menerapkan pola dietnya. Yogurt pun bisa menjadi tidak efektif untuk diet karena beberapa hal. Berikut Penjelasannya.

Penyebab Yogurt menjadi Tidak Efektif untuk Diet

Terlalu Fokus pada Kalori

Mengukur kalori tentunya sangat baik dilakukan bagi orang yang melakukan diet. Namun, hal ini terkadang salah diartikan ketika memilih yogurt. Banyak yogurt yang menyebutkan rendah kalori namun tidak memiliki protein yang cukup. Yogurt bisa memiliki 100 kalori namun hanya memiliki 6 gram protein. Lebih baik memiliki yogurt dengan kalori yang lebih banyak namun memiliki protein 12 – 15 gram protein.

Menambahkan Banyak Cemilan

Membeli plain yogurt dan menambahkan cemilan-cemilan adalah yang sering dilakukan orang yang melakukan diet. Penambahan ini terkadang berlebihan, mulai dari menambahkan extra madu, sereal, atau buah-buahan dan kacang. Namun hal ini malah membuat yogurt yang awalnya ditujukan menjadi cemilan malah menjadi makan besar.Jika hanya menjadikan cemilan, buat cemilan tersebut dibawah 200 kalori.

Menganggap Probiotik sebagai Hal Utama

Penelitian telah menunjukkan bahwa probiotik memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tetapi jangan tertipi hanya karena yogurt tersebut mengandung probiotik saja. Walaupun probiotik dapat membantu pencernaan tetapi tidak mungkin hanya dengan probiotik berat badan dapat turun.

Kalian mau dapat info lebih lengkap tiap minggunya dan bisa gabung ke komunitas yang sama kayak kalian. Gabung dan cari komunitas kalian di Hobbinity.

Sumber :

https://www.womenshealthmag.com/weight-loss/a19982018/eating-yogurt/

https://www.healthline.com/nutrition/yogurt-diet#effectiveness

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *